Selasa, 11 Maret 2014

TEKTONIK LEMPENG

Tektonik lempeng atau nama kerennya plate tectonics yaitu teori yang berhubungan dengan pergerakan litosfer yang kita tempati yang perlahan diatas astenosfer. Awal mulanya pemikiran tektonik lempeng, berkembang seiring beberapa pendapat para ilmuwan terdahulu. Diantaranya, Alfred Wegener (1912) mengemukan teori Pengapungan Benua ( continental drift ) dimana dalam teori ini dijelaskan bahwa dulu benua yang ada sekarang ini menjadi satu yang disebut super continent, benua yang menjadi satu ini bernama Pangea dan lautan yang mengelilinginya bernama Panthalassa. Proses ini terjadi sekitar 200jt tahun yang lalu. Pemikiran Alfred Wegener ini didasari beberapa bukti yaitu kemiripan garis pantai,fosil, struktur dan batuan. Lalu pada tahun 1937 seorang ilmuwan A du Toit mengemukakan bahwa dulu terdapat dua super kontinen yaitu Laurasia (dibagian utara) terdiri dari Amerika Utara, Greenland, Eropa dan bagian super kontinent lainnya yaitu Gondwanaland (selatan) yang terdiri dari Amerika selatan, Afrika, Madagaskar, India, dan Asia.Kedua super kontinent ini dipisahkan oleh samudra paleo Tethys. Teori-teori tersebutlah mempengaruhi adanya cabang pemikiran Tektonik Lempeng

Selasa, 22 Oktober 2013

BATUAN

Batuan adalah material penyusun kerak bumi yang tersusun dari kumpulan mineral-mineral yang terbentuk secara alamiah dan tidak hidup. Awalnya batuan terbentuk dari magma. Batuan dikelompokan menjadi tiga jenis berdasarkan proses pembentukkannya yaitu :

  • Batuan Beku (Igneus Rock), batuan yang terbentuk dari pendinginan dan pengkristalan magma.
  • Batuan Sedimen (Sedimentary Rock), batuan yang terbentukkan dari sedimen yang mengalami pelapukan lalu diendapkan 
  • Batuan Metamorfosa, batuan yang perubahan akibat suhu dan tekanan yag tinggi.
DAUR BATUAN (ROCK CYCLE)



Siklus batuan menjelaskan bagaimana proses pembentukan batuan. Dalam siklus batuan diterangkan bahwa batuan berasal dari magma pijar yang mendingin kemudian mengalami pengkristalan dan terbentuklah batuan beku. Batuan beku tersebut mengalami pelapukan saat batuan beku tersebut bersentuhan dengan atmosfer. Material hasil pelapukan tersebut terendap dan terbawa air, udara, gelombang dan media lain dan terbentuklah sedimen. Melalui proses litifikasi, sedimen berubah menjadi batuan sedimen. Jika batuan sedimen terperangkap dalam permukaan bumi, batu tersebut akan mendapat pengaruh suhu dan tekanan yang tinggi. Dan akibatnya batuan tersebut akan bereaksi berubah menjadi batuan metamorf dan begitulah seterusnya.

Senin, 21 Oktober 2013

BUMI


Bumi adalah salah satu planet yang terdapat ditata surya. Usia Bumi diperkirakan 4,6 miliar tahun. Bumi terdiri dari beberapa lapisan yaitu lapisan udara (atmosfer) dan lapisan magnet (magnetosfer). 


Add caption

Lapisan udara dibagi manjadi beberapa bagian diantaranya Troposfer (0-10 km), Stratosfer (10-30 km), Mesosfer(30-50 km), Termosfer (50-400 km), dan Eksosfer (>400 km).


Lapisan bumi berdasarkan komposisinya :
1. Inti Bumi (Core)
  • Kedalaman 5200 km sampai pusat bumi
  • Suhunya hingga 4300-4800 celcius
  • Tersusun unsur besi dan nikel
2. Selubung Bumi (Mantle)
  • ketebalan 2900 km
  • suhu mencapai 3700 celcius
  • Lapisan batuan padat
3. Kerak benua (Earth Crust)
  • ketebalan 50 km
  • suhu 0-1000 celcius
  • terdiri dari batu-batuan
  • dibagi menjadi kerak benua (continental crust) dan kerak samudra (ocean crust)
  • Kerak benua, terdiri dari batuan granitik dengan ketebalan 45 km. Kerak ini terdiri dari unsur Silikat dan Aluminium (SiAl)
  • Kerak samudra, terdiri dari batuan basaltik dengan ketebalan 5 km. Kerak ini terdiri dari unsur Magnesium dan Silikat (SiMa)

Lapisan bumi berdasarkan sifat fisiknya terdiri dari Mesosfer, Astenosfer, dan Litosfer.
1. Mesosfir 
Lapisan ini terdapat diantara inti dan selubung bumi. Lapisan ini memiliki ketebalan sekitar 350 km. 
2. Astenosfer
Lapisan ini terdapat pada atas selubung bumi teparnya dibawa kerak bumi. Lapisan ini memiliki ketebalan 100-350 km. Lapisan ini sangat berpengaruh terhadap kerak bumi.
3. Litosfer
Terletak diatas Astenosfer. Lapisan ini memiliki kedalaman 100 km. 

Sabtu, 19 Oktober 2013

GEOLOGI


Mungkin bagi sebagian orang jurusan ini masih asing didengar.Mungkin ada yang beranggapan ini jurusan yang aneh, gak jelas pekerjaannya, atau apalah. Tapi mari kita hilangkan ketidaktahuan tersebut. Berikut adalah penjelasa tentang ilmu geologi.

Geologi berasal dari bahasa Yunani yaitu "Geos" yang berarti Bumi dan "logos" yang berarti ilmu. Jadi Geologi adalah ilmu yang mempelajari yang terjadi dimasa lalu dan masa lampau dipermukaan bumi. Kata geologi pertama kali digunakan pada tahun 1473 oleh Richard de Bury. 

Orang yang mempelajari ilmu geologi geologist. Seorang geologist mempelajari segala sesuatu yang terjadi dipermukaan bumi dan berusaha untuk mendokumentasikan setiap hal yang terjadi dipermukaan bumi. Selain itu seorang geologist juga mempelajari mengenai letak bahan-bahan tambang, panas bumi (geothermal), sumber air dan mineral. Geologi juga berperan besar dalam pembangunan  dan struktur bangunan. 

Cabang - cabang ilmu geologi :;
1. Mineralogi
Ilmu yang mempelajari sifat - sifat fisik, komposisi, dan pembentukan suatu mineral.

2. Petrologi
Ilmu yang mempelajari struktur, tekstur dan proses pembentukan batuan.

3. Stratigrafi
Ilmu yang memdeskrip dan mempelajari perlapisan, penyebaran, komposisi, ketebalan batuan

4. Paleontologi
Ilmu yang mempelajari fosil-fosil, sisa-sisa, jejak-jejak masa lalu

5.Geologi Struktur
Ilmu yang mempelajari bentuk arsitektur permukaan bumi.

6. Geomorfologi
Ilmu yang mempelajari bentuk permukaan bumi dan proses pembentukkannya

7. Geofisika
Ilmu yang mempelajari sifat-sifat fisik bumi secara keseluruhan

8. Geokimia
Ilmu yang mempelajari komposisi (kimia) bumi

9.Geologi Ekonomi
Ilmu yang mempelajari penyebaran mineral-mineral yang bernilai ekonomi

10. Geologi Teknik 
Ilmu geologi yang berkaitan dengan rekayasa sipil

11. Geologi Tata Lingkungan
Ilmu yang mempelajari pengaruh faktor geologi terhadap lingkungan